Budget HotelsWest Sumatra

Hotel Grand Kartini Bukittinggi; Kenyamanan Kurang Terjamin

Mencari hotel di Bukit Tinggi memang tidak sulit dengan menggunakan bantuan situs booking online seperti Booking.com atau agoda.com. Namun, kita tahu bahwa tidak semua hotel atau kamar hotel dapat ditemukan di situs-situs online tersebut. Ketika saya tiba di Bukit Tinggi dan mencari hotel Grand Kartini yang telah saya booking, rupanya ada begitu banyak hotel di dekat ikon kota Bukit Tinggi, Jam Gadang, yang kemungkinan, harga tidak auh berbeda, bahkan ada yang guest house yang bisa ditemukan dengan harga dibawah 300 ribu rupiah semalam.  Namun melalui booking.com, saya menemukan hotel Grand Kartini lebih murah dari yang lainnya, dan beberapa testimony mengatakan hotelnya bagus, maka saya memilihnya. Berikut ini akan saya uraikan pengalaman saya menginap dua malamdi hotel Grand Kartika, jalan Teuku Umar Bukit Tinggi. Sumatra Barat.

Sejak malam tiba, saya agak kesulitan menemukan lokasi atau letak hotel tersebut, tidak ada papan penunjuk dari jalan utama atau minimal pada tepi jalan arah menuju hotel. GPS yang yang saya gunakan telah mengatakan saya telah tiba di hotel namun, saya tidak menemukan atau melihat papan  nama hotel tersebut. Supir taxi yang saya tumoangi terus memutar, sementara hujan terus turun yang tidak memungkinkan saya keluar dari mobil untuk menanyakan pada orang-orang yang tepi jalan.  Beruntung, sang supir mau berhenti dan turun menanyakan kepada warga di mana letak hotel tersebut, dan atas petunjuk yang diberikan itu, kami bisa menemukan lokasi hotel tersebut yang ternyata hanya beberapa meter dari lokasi yang ditentukan oleh goggle map.

Saat saya masuk ke hotel, di resepsionis cuma ada seorang lelaki muda yang bertugas pada malam itu. Ia kemudian memproses booking-an saya, dan memberikan kunci kamar kepada saya. Sebelum menuju ke kamar saya menanyakaan kepada anak muda itu, bahwa saya kemungkinan akan memperpanjang lagi satu malam untuk menginap di hotel itu, dan pria itupun mengatakan itu bisa dilakukan. Saya kemudian menuju ke kamar yang terletak di lantai tiga, dengan posisi pintu menghadap ke samping kanan hotel, dan memiliki lobi luar kamar yang  bisa digunakan untuk mengamati aktivitas warga di jalan Teuku Umar. Masalah pertama yang saya hadapi adalah tidak adanya lift, yang bisa mengangkut manusia dan barang menuju lantai tiga. Sehingga saya harus mendaki tangga hingga ke lantai tiga dengan membawa seluruh barang bawaan saya.

READ ALSO  Ro and Vi Hotel Hayam Wuruk; Great Breakfast and Great Location

Kamar hotel masih menggunakan kunci tradisional (bukan kartu elektronik). Ketika pintu dibuka, kamarnya harum, kamar mandi juga harum sekali. Tempat tidur yang rapih, harum dan bersih. Lukisan dinding rumah adat minangkabau mejadikan kamar tidur itu memiliki nuansa etnis yang kuat. Tempat tidurnya juga nyaman, empuk, dan tidur sangat nyaman.  Satu buah kursi sofa yang disedikan cukup enak untuk duduk dan menulis pada meja kayu yang ada di kamar.  Sebuah lemari kayu kecil, dengan dua buah laci kecil bisa digunakan untuk menampung pakaian atau barang-barang lainya. Saya bisa memasukan laptop dan kamera saya di dalam lemati itu.  Sayangnya, laci-laci lemari itu tidak memiliki kunci agar bisa menampung barang-barang seperti laptop dan lainnya. Failitas yang tersedia dalam kamar mandi  saudah sangat cukup. Handuk yang bersih dan harum, sikat dan pasta gigi serta sabun. Air panas dan dingin berjalan dengan baik. Ada sebuah sandal/slope yang disedikan dan bisa digunakan di kamar mengingat lantai keramik yang dingin, apalagi cuaca saat itu cukup dingin.  Sarapan pagi tersedia sejak pagi jam enam hingga jam sepuluh, dan cukup bervariasi. Pada hari pertama saya menikamati sarapan pagi berupa soto khas padang dan kue-kue kecil, dan pada haru kedua saya bisa menikamati nasi, gulai ayam kue-kue kecil. Bagi saya fasilitas yang disiapkan sudah sangat layak sebagai hotel dengan kelas bintang satu.  Pelayanan kamar juga sangat baik, super bersih ketika kamar di make up. Seluruh staf penuh senyum dalam pelayanan mereka.

Namun, ada beberapa masalah yang saya temuai yang menjadikan saya kurang nyaman. Pertama adalah soal, tidak adanya lift ke lantai atas, sehingga akan menajdi masalah bagi tamu yang membawa barang berat atau menginap bersama orang tua yang kurang mampu mendaki tangga. Masalah yang lain yang menjadikan saya kurang nyaman adalah, letak hotel ini yang bersebelahan dengan sebuah masjid besar, dimana pada lantai tiga, kamar saya menginap, tower dan empat buah toa masjid yang hanya berjarak 10 meter dari pintu kamar,  yang selalu mengumdangkan adzan lima waktu serta aktiviast-aktivits keagamaan lainnya, bagi saya cukup menganggu kenyamannan. Kerasnya suara empat buah toa itu membuat telinga saya terngiang. Saya sempat mengajukan pindah kamar kepada resepsionis, namun mereka mengatakan seluruh kamar sudah habis alias fully booked. Menerut mereka pada pekan selalu banyak tamu yang datang meningap, sehingga saya pun disarankan jika hendak perpanjang, maka sebaiknya dislakukan malam itu juga, dari pada menunggu hari Sabtu.  Selanjutnya adalah soal channel TV, kurang lebih hanya ada empat atau lima channel TV yang bisa ditoton, sementara channel-channel yang lainnya tidak ditemukan.

READ ALSO  Grand Clarion Hotel Kendari, Best in Town Grand

Kesimpulan saya, dari sisi pelayanan hotel ini sangat baik untuk kelas bintang satu, keamanan juga baik, layanan kamar dan kebersihan, dan kerapian yang sangat baik. Saya harus salut untuk semua itu, namun pesoalannya adalah sisi kenyamanan dalam tidur anda, apalagi ketika anda menginapa pada kamar yang berada di lantai tiga, yang jaraknya hanya 10 meter dari empat buah toa besar, dimana setiap hari aktivias masjid sperti  adzan dan pengajian dengan suara yang sangat keras menghantam telinga anda. Ruang parkir yang juga sangat sempit, mungkin hanya bisa menampung 3 hingga 4 mobil menjadi masalah bagi para tamu yang hendak menggunakan mobil. Selanjutnya adalah soal, lift yang tidak ada menjadikan akses ke lantai tiga cukup menguras energi. Overall, hotel ini sangat layak sebagai budget hotel, cuma saran saya, jika anda hendak menginap, pilihlah kamar pada lantai dua atau lantai satu.

Aksesibilitas8.7
Keamanan dan Kenyamanan4.5
Makanan dan Minuman5
Fasilitas Kamar6.8
Pelyananan Kamar 6.7
Keramahan Staf6.7
6.4Overall Score