Cuaca pagi di Kota Kaimana cukup cerah, anak-anak sekolah sudah bersiap-siap di tepi jalan raya menunggu bus sekolah yang datang untuk mengangkut mereka. Dari balik jendela saya duduk, menarik nikmatnya kopi pagi, sambil memandangi suasana pagi yang cerah ceria. Sungguh sebuah kenikmatan tersendiri, bisa menikmati suasana pagi dengan udara yang segar. Rasanya masih ingin beberapa hari lagi di sini, namun itu tidak memungkinkan. Hari ini juga saya akan kembali ke Jayapura, setelah seminggu berada di Kaimana.

 Keberangkatan saya untuk hari ini cukup santai sebab saya berangkat sendirian dengan hanya membawa backpack kecil yang berisi beberapa potong baju dan laptop macbook pro 13, yang Kira-kira seluruh isi tas beratnya 5 kilogram. Biasanya, ketika pulang, saya selalu membawa beberapa oleh-oleh berupa dar Kaimana berupa, roti bakar atau ikan beku.  Namun, kali ini saya terpaksa harus tidak membawanya. Padahal, saya akan menggunakan Maskapai Garuda Indonesia, dimana bagasi yang diperbolehkan bisa sampai maksimal 20 Kilogram. berbeda dengan Wings Air yang hanya membolehkan 10 Kilogram bagasi.

 Rupanya penerbangan Garuda GA-7636 tidak langsung ke Jayapura sebab harus transit semalam di Nabire, meskipun ketika membeli tiket di agensi online seperti traveloka.com atau ke website resmi Garuda Indonesia, kita  bisa melihat connecting flight Kaimana- Jayapura. Kali ini saya harus tinggal semalam di Nabire untuk penerbangan selanjutnya besok harinya ke Jayapura. Ini sangat berbeda dengan penerbangan Wings Air dari Kaimana ke Jayapura,maupun dari Jayapura ke Kaimana. Saat itu ketika berangkat dari Jayapura pada pagi hari pukul 07.30 maka akan tiba di Nabire sekitar pukul 09.10 dan  para penumpang tidak harus turun dari pesawat, jika tidak ada hal penting sebab pesawat hanya mampir sekitar 15 menit, dan selanjutnya berangkat menuju Kaimana, dan akan tiba di sana 40 menit kemudian.

Sayangnya saya ketika yang mencari tiket baik agensi seperti traveloka, tiket.com, serta pada website resmi Lion /Wings air, saya tidak lagi menemukan penerbangan itu, khususnya dari Nabire menuju Kaimana dan sebaliknya dari Kaimana menuju Nabire. Belum tahu persis apakah pernerbangan itu masih ada ataukah telah dihentikan. Saya belum sempat menanyakannya langusung ke pihak Wings Air. Alhasil, dengan tidak menemukan penerbangabn itu, setiap orang yang hendak ke Kaimana, harus transit semalam, baik yang melalui Sorong, Manokwari maupun Nabire. Lantas apakah lebih menghemat atau justru lebih mahal? Bebarapa kawan saya mengatakan jauh lebih murah. Betulkan? Mari kita buktikan.

Lebih Hemat Atau Tidak?

Sebelumnya ketika saya hendak ke Kaimana, saya selalu menggunakan maskapai Wings Air Jayapura – Kaimana dengan transit sekitar 15 menit di Nabire, dengan harga tiket antara IDR 2.200.000– IDR 2.500.000. Namun ketika penerbangan ini tidak lagi beroperasi, maka seminggu lalu saya mengambil rute Jayapura – Manokwari _ Kaimana. Dengan rincian biaya Garuda Indonesia Jayapura – Manokwari seharga IDR 463,000, Manokwari – Kaimana IDR 678.583. Sehingga, Total harga tiket adalah IDR 1.141.000. Jumlah ini terkesan jauh berbeda dari penerbangan langsung dengan rute Jayapura- Kaimana via Nabire (tanpa bermalam) . Namun jika saya tambahkan dengan penginapan semalam sebesar 466,000 dan konsumsi (makan siang dan malam) 200,000 plus transportasi dari Bandar ke hotel dan dari hotel ke bandara sebesar 300,000, maka total biaya yang dikeluarkan adalah sebesar IDR 2.107,000. Jumlah ini masih lebih murah sedikit dari pada Wings Air dengan rute yang dulu pernah beroperasi. Sebetulnya di Manokwari ada banyak hotel dengan harga sekitar IDR 200.00 an – 300,000, dan mungkin bisa lebih berhemat jika menemukan hotel dengan harga demikian serta mengambil penginapan yang jaraknya dari bandara tidak terlalu jauh sehingga biaya transportasi pun lebih murah, atau dengan hanya menumpang Ojek, bukan mencarter mobil.

Ketika saya kembali dari Kaimana ke Jayapura, saya mengambil jalur atau rute Kaimana- Nabire – Jayapura. Dari Kaimana saya menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan harga IDR 635.019. DI Nabire saya menginap semalam di Mahavira Hotel seharga IDR 460,000. Besok harinya, saya melanjutkan penerbangandengan menggunakan Wings Air dengan hara tiket IDR 535.273, ditambah transportasi ojek IDR 50.000 dari bandara ke hotel dan dari hotel ke bandara, sehingga total biayanya adalah IDR 1,680,292. Namun jika saya menggunakan Garuda Indonesia untuk penerbangan Kaimana- Nabire dan Nabire – Jayapura dengan harga terendah IDR 1,334,000 ditambah hotel dan transportasi maka totalnya adalah IDR 1,844,000. Lumayan, hemat IDR 163,708.

Dengan melakukan kalkulasi seperti itu, saya bisa mengatakan bahwa dari sisi biaya penerbangan transit semalam lebih hemat, namun dari sisi waktu tidak efektif sebab kita hanya menghabiskan waktu seharian di hotel hanya untuk transit, apalagi jika kita dalam kondisi penting dan harus tiba di Kaimana atau di Jayapura secepatnya. Jika saja Garuda Indonesia mengambil jalur ke Jayapura seperti Wings Air, dimana hanya transit di Nabire sebentar (tanpa bermalam), maka sungguh akan sangat membantu para penumpang dari sisi efisiensi biaya dan juga waktu.

Garuda Indonesia Explore Jet. Bombardier CRJ 1000