LONDON, (5/6/2012) ribuan orang berbondong-bondong menyerbu kota London, memadati jalan-jalan di tengah kota London, berjejeran di sudut-sudut jalan dari St. Paul Cathedral, Westminster, Trafalgar hingga ke depan Istana Backingham di mana jalur ini akan dilalui oleh Queen Elizabeth II dan keluarga kerajaan yang akan mengahadiri acara ‘thanksgiving’ sebagai puncak dari rangkain perayaan queen’s diamond jubilee.

Queen Elizbeth II adalah putri pertama dari King Edward VI dan Queen Elizabeth yang lahir pada 21 April 1926, Ia mulai menempati singasana kerajaan pada 6 Februari 1952 dan mulai menggunakan mahkota kerajaan dan berkuasa pada 2 Juni 1953. Perayaanqueen’s diamond jubilee ini tercatat sebagai perayaan yang kedua kali dalam sejarah kerajaan Inggris setelah sebelumnya pernah dirayakan oleh Queen Victoria. Ratu Elizabeth II sebelumnya telah memperingati silver jubilee atau 25 tahun bertakhta pada tahun 1977 dan juga merayakan Golden Jubilee atau lima puluh tahun memerintah pada tahun 2002.

Rangkaian acara Diamond Jubilee ini telah laksanakan sejak bulan Maret lalu dan sang Ratu telah mengunjungi wilayah-wilayah di dataran Inggris termasuk Wales, Scotland, Canal Island dan Isle of Man. Ratu juga mengunjungi beberapa negara commonwealth, antara lain Australia, New Zealand, Jamaica dan lain-lainya untuk merayakan Diamond Jubilee di sana. Puncak atau central week daripada selebrasiDimond Jubilee ini berlangsung sejak 2 Juni lalu di London hingga hari ini tanggal 5 Juni 2012. Pemerintah Inggris pun telah mengumumkan tambahan libur bank holidayuntuk akhir pekan ini pada tanggal 4 dan 5 Juni hingga menjadi long weekend agar rakyat Inggris bisa ikut merayakan dan memeriakan Diamond Jubilee. Serangkain acara pada central weekend telah dilakukan sejak 2 Juni lalu, diantaranya adalah parade 1000 perahu di atas sungai Thames yang membelah kota London pada hari 3 Juni. Sora sorak gembira juga terlihat di setiap sudut kota di Inggris, pada hari yang bersamaan juga diadakan ‘the big jubilee lunch’ terlebih-lebih di kota London. Tanggal 3 Juni lalu menjadi hari berpesta rakyat Inggris, merayakan makan siang besar-besaran yang dilakukan di hampir setiap sudut kota oleh warga Inggris. Mereka menggelar meja di sepanjang jalan yang dihiasi warna-warni simbol Inggris dan tentunya the Queen Elizabeth II. Mereka menggelar berbagai jenis minuman dan kue-kue di atas meja dan perpesta dengan sahabat, kerabat dan orang-orang yang kebetulan melewati tempat mereka. Pada tanggal 4 Juni kemarin juga telah dilakukan konser musik untuk rakyat Inggris di Istana Backhingham serta disusul penyalaan obor nasional ‘Diamond Jubilee Beacon’ sebagai tanda ucapan selamat kepada Yang Mulia Ratu Elizabeth pada jam 10 malam. Dan pada hari ini tanggal 5 Juni 2012 agendanya adalah Service of thanksgiving and carriage procession” di mana ratu dan keluarga kerajaan lainnya akanmenghadiri acara ‘thanksgiving’ termasuk berdoa di katedral Saint Paul. Selanjutnya ratu dan anggota keluarga akan menumpangi kereta kuda melewati Westminster ke instana Backingham seraya menyapa rakyat di sepanjang jalan.

Suasana kegembiraan warga Inggris tidak hanya terlihat pada orang dewasa tetapi anak-anak pun turut merasakan kegembiraan perayaan enam puluh tahun ratu mereka bertakhta. Warga begitu gembira dan antusias, hal itu terlihat sejak bebrapa hari lalu, mereka memburu berbagai pernak-pernik ratu Inggris yang bertemakan “ Queen’s Diamond Jubilee” di toko-toko yang diobral dengan harga murah, bahkan khusus untuk memeriahkan Queen’s Diamond Jubilee discount besar-besaran digelar di berbagi pusat-pusat perbelanjaan ternama di Inggris, mungkin bagi mereka ini adalah bentuk penghargaan mereka kepada Yang Mulia Ratu Elisabeth II yang telah mendedikasikan hidupnya, komitmen dan kesetiannya terhadap negara dan rakyatnya hingga memasuki tahun yang ke enam puluh.

Perayaan Diamond Jubilee ini juga tidak hanya dimeriahkan oleh warga Inggris saja, para wisatawan asing dan para pelajar yang bermukim di Inggris raya juga terbawa suasana gempita dan keharuan, turut serta memeriahkan perayaan enam puluh tahun Ratu Elisabeth II bertahta. Sejak kemaren, tadi malam hingga pagi ini, orang berduyun-duyun menuju jantung kota London untuk melihat Ratu Elizabeth II pada saat perayaanDiamond Jubilee termasuk pelajar Indonesia. Dari Birmingham , para pelajar Indoneisa yang berdomisili di sana sejak pagi tadi menuju London dalam dua rombongan. Satu grup telah berangkat pada pukul 06.50 pagi dengan menumpangi kereta cepat Virgin train dan satu rombongan lagi menyusul menuju London pada pukul 07.10 pagi. Para pelajar ini rela memborong atribut-atribut perayaan Diamond Jubilee untuk digunakan dan membayar sendiri biaya perjalanan kereta api dan tube Birmingham-London pergi dan pulang. Selain turut memeriahkan, hari ini juga adalah kesempatan langkah bagi mereka untuk bisa secara langsung melihat Yang Mulia Ratu Elizabeth II bersama kereta kuda dan pasukan kerajaannya.

 Rakyat Inggris memang patut bangga memilki Queen Elisabeth II, Ia seorang wanita bijak penuh kharsima yang telah membawa negara mereka selama enam dekade sejak 1953 dengan stabil, aman dan tenteram. Di usia kepemimpinannya yang ke enam puluh ini, Queen Elizabeth II juga akan menganugerahkan berbagai medali penghargaan kepada orang yang telah mendedikasikan hidup mereka terhadap tanah dan rakyat dan negara mereka, mereka adalah orang yang bekerja untuk tindak-tindak darurat, para tentara dan polisi, para sipir penjara dan pegawai kerajaan di Backingham.

Hari ini dari tepi jalan, anak-anak, orang tua dan muda, laki-laki, perempuan berjejeran melambaikan tangan, mengebas dan melambaikan panji kebesaran Inggris ketika kereta kuda yang sedang ditumpangi ratu Elizabeth dan kelurga kerajaan lewat di depan mereka. Dari atas kereta , Sang ratu tersenyum dan melambaikan tangan, melepas senyum kepada rakyatnya di sepanjang jalan yang terlihat telah maju. Warga Inggris juga tahu persis bahwa Queen Victoria tercatat menduduki takhta kerajaan selama 63 tahun dan juga sebagai rezim terlama bertakhta, dan hari ini Queen Elizabeth II terhitung memasuki tahun yang ke enam puluh bertakhta. Dari tepi jalan itu juga berbagai ucapan selamat dan doa “God Save The Queen” disampaikan oleh anak-anak dan rakyat kepada sang ratu semoga Yang Mulia diberi Panjang Umur dan terus memimpin dan memberi inspirasi bagi negeri mereka.