piqK64drT

Sudah menjadi tradisi masyatakat Indonesia saat lebaran ataupun natalan, orang saling mengunjungi, bersalam-salaman dalam memperat hubungan sosial.  Di kampung anak-anak muda akan pergi bersama teman-teman seusia mereka, anak-anak juga akan bersama teman kelas mereka berjalan mengunjungi sahabat mereka dari rumah ke rumah.

Di sebuah kantor atau perusahaan pun demikian, akan tetapi selalu saja kita jumpai para bawahan atau anak buah yang akan mengunjungi big boss mereka. Menteri harus mengunjungi presiden, bupati akan mengunjungi gubernur sepeti yang dilakukan oleh Alex Nurdin, gubernur Palembang Sumatra Selatan. Di sebuah kantor bawahan akan mengunjungi kepala kantor, di perguruan tinggi, dosen dan staf pegawai akan mengunjungi rektor dan di sekolah guru dan siswa akan mengnjungi kepala sekolah.  Jarang bahkan saya belum pernah melihat, kepala sekolah mengunjungi siswa atau guru di sekolahnya. Sehingga lebaran atau natalan seakan seperti urusan kantor. Struktur dan status tetap terpola dalam hubungan di luar sistem. Bukan jarang  ketika melihat pola-pola saling mengunjungi seperti ini maka perbincangannyapun akan terkait erat dengan urusan kantor atau pekerjaan. Iya, kebanyakan orang sering membawa statusnya di kantor dalam pergaulan sehari-hari.

Padahal, saling mengunjungi atau silatutahmi bisa dilakukan oleh siapa saja dan tidak mengenal jabatan, kedudukan ataupun status sosial. Presiden bisa saja mengungjungi menterinya, bupati bisa saja mengunjungi pegwainya. Ketua organisasi atau perguruan tinggi bisa saja mengunjungi bawahannuya. Namun bisakah mereka melakukan itu? Sebenaranya bisa, hanya saja ada perasaan tidak pantas kalau big boss harus datang bersusah-susah payah mengunjungi anak buah. Ada rasa kurang sedap jika dipandang  mata orang, malu jika dilihat orang, bos besar bisa  tururn status sosialnya.

Ilustrasi : Ethnotraveller.net

Ilustrasi : Ethnotraveller.net

Give Comment
https://ethnotraveller.net/wp-content/uploads/2016/07/piqK64drT.pnghttps://ethnotraveller.net/wp-content/uploads/2016/07/piqK64drT-150x55.pngUmar WerfeteIndonesiaPeople & Culturelebaran,silaturahmi,social status,struktur sosial
Sudah menjadi tradisi masyatakat Indonesia saat lebaran ataupun natalan, orang saling mengunjungi, bersalam-salaman dalam memperat hubungan sosial.  Di kampung anak-anak muda akan pergi bersama teman-teman seusia mereka, anak-anak juga akan bersama teman kelas mereka berjalan mengunjungi sahabat mereka dari rumah ke rumah. Di sebuah kantor atau perusahaan pun demikian, akan...